Pagi hari, ketika aku buka mataku maka seraya otakku mengatakan bahwa hari ini telah menjadi hari sabtu pagi. Suasana tidak begitu cerah, tapi tetap saja hari ini telah menjadi pagi. Iya, suasana pagi yang aku rindukan dalam beberapa bulan ini, karena aku tidak pernah menghirup udara pagi dengan keadaan tubuh yang fit.
Aku terbangun pukul 7 pagi. Wow..sudah siang ! Tidak juga, dikarenakan musim dingin maka masih ada kesempatan bagiku untuk melaksanakan solat subuh. Ketika musim dingin, maka malam menjadi lebih panjang dan ketika musim panas maka malam menjadi lebih pendek.
Bangun di pagi hari memberikanku banyak sekali inspirasi untuk tetap menulis. Seperti yang aku torehkan saat ini. Mulai 6 bulan yang lalu, aku tidak pernah terjaga di pagi hari dikarenakan aku harus tertidur setelah letih semalaman bekerja.
Kini aku bisa benar-benar bersyukur menjadi seseorang yang telah terbangun di pagi hari. Hari ku menjadi semakin lebih berarti. Aku menganggap bahwa hidup ini harus seirama dengan hukum alam. Seberapapun biasanya kita dengan aktivitas yang menentang hukum alam, seperti bekerja dari malam hari hingga pagi, maka akan tetap mengalami sebuah kejanggalan dalam hidup. Hidup yang selalu penuh dengan warna–warni harus tetap memegang satu warna- warna hukum alam.
Alam yang telah dibentuk oleh tuhan dengan sedemikian rupa haruslah diikuti aturan mainnya. Hidup harus selalu seirama dengan hukum alam. Jika siang telah dibentuk untuk manusia agar ia beraktifitas dan mencari makan (tentunya terjaga), maka bagi siapapun yang bekerja di malam hari dan terlelap di waktu siang. Pada dasarnya ia telah melawan hukum alam. Oleh karena itu seberapapun biasanya seseorang dengan pekerjaan itu. Ia tetap tidak hidup seirama dengan hukum alam. Jika musik tidak dibunyikan dengan seirama seberapa pun hebatnya memanipulasi musik itu, maka lambat laun akan terdengar tidak harmonis ditelinga. Inilah yang aku alami. Walaupun telah bekerja malam hari dalam beberapa bulan terakhir, tapi tetap saja irama kehidupanku menjadi tidak harmonis ketika aku terjaga di siang hari.
Tapi pagi ini senang sekali rasanya, karena aku telah berjalan seiringan dengan hukum alam. Hukum alam diciptakan oleh tuhan, agar dapat mengatur alam semesta dan penghuninya untuk dapat berjalan seirama. Bangunku di pagi hari adalah ritme kehidupan yang sesuai dengan hukum alam. Maka aku telah berjalan dalam rambu-rambu tuhan.
Selamat pagi, biarkan aku buka pagi ini dengan senyuman. Seiring salju-salju yang mulai turun dari langit tersapu angin-angin nakal yang membius setip pori-pori kulit.
Aku mulai menyeruput teh panas yang asapnya masih mengepul…
Westmount, 4 Desember 2010
07.39 pagi
1 comment:
Semangat ;)
Post a Comment