Saturday, October 31, 2009

Guratan sebelum tidur

Jarum jam berdetak, mengaung, sesekali mengais sambil menyeret badanya tepat ke arah 00.10 menit. Dari dalam apartemen aku menatap keluar, rintik-ritik hujan datang dan membasahi pepohonan yang sudah nampak tak berdaun. Persis seberti rumah yang temboknya baru saja di jilat si jago merah. Kayunya hitam tapi tak berhiaskan daun. Dari atas apartemen ini terlihat hanya ada sebuah mobil yang tengah terpakir di bahwa sana. Iya, mobil itu berwarna gelap dan masih tegar ditetesi rintikan-rintikan air hujan yang terkadang merasa sangat mempunyai rasa belas kasih untuk menghujani setiap orang yang ada di bawahnya. Ah...namanya juga hujan !

Musim gugur yang kini mulai datang memasuki setiap sendi-sendi kehidupan yang membawa kepada perubahan psikologi. Banyak orang mengalami stress ketika musim salju datang. Entah apa yang sebenarnya terjadi sebenarnya, gloomy day. Banyak cara orang sudah lakukan untuk menjega penyakit ini.

Ah malam....
Engkau terlalu cepat datang untuk hari ini, dan terlalu serakah untuk mengulum siang yang hanya sebentar menemani kami. Malam semakin senja dan mataku juga mulai terasa agak sedikit lelah seperti sedang di gelayuti baja dengan ke kuatan 28 ton. Aliran darah ku seolah-olah sudah tak teratur, mataku sudah mulai terbuka-tutup....kepalaku mulai terantuk-antuk ke atas meja belajarku....Uuuhh...bagian dari perjalan hidup

Aku lelah...
Aku ingin merebah...
Izinkan aku wahai sang malam...
selamat tinggal memori-memoriku di siang hari...
Biarkan aku terlelap, walau hanya sejenak...
Karena esok, aku akan “memberontak” terhadap nasibku yang akan menyingsingkan legan bajunya.


Kanada,
Sabtu, 31 Oktober 2009
00.20 EST

No comments: